| |
I have consumed more coffee for the last couple of week. I usually made a small cup of coffee, put it in the fridge, and sipped at it once or twice a day until i finished it at the third day. I didn't finish a coffee while it's hot [or cold, because I prefer iced coffee :D].
But now, not only I finish a cup of coffee right away, I started to crave for it! Arrrrrrghghhgg... is this a sign that I'm depressed or something? (in fact, I am, hi hi hi!).
The body is just fine [still do the exercises and getting better] But the soul... oooh nooooo....
I guess I need more coffee now...
 | rahard wrote on May 10, edited on May 10 You work too much? Like I said, you've got too much things to do. ha ha ha.
Think of positive, good things, good memories, and things that make you feel better. Or go play with your kids, visit families, whatever. Be tough. (Ha ha ha, easier said than done!) Things will be better.
Ease off with the coffee, will you? Go with fruits and healthier food :) |
 | *nunggu-nunggu komentarnya Mbin* |
 | nggak ngerti. apa hubungannya kopi dengan depresi? mau kopi kan karena bisa ketagihan aja. |
 | tkmaia wrote on May 11, edited on May 11 kalo mau kebannyakan kopi bukan berarti malah kebalikan dari depresi? means you're getting overactive and excited .. maybe in even... happy ! stop it! mbin034 won't like it :p |
 | iya nih.. kangen rasanya tanpa hadirnya mr mbin034.. kucingkembar saja mulai terperangkap! ;p |
 | kalo menurut pasangan hidup yang satu itu, kopi minuman wajib untuk lari, ntah untuk doping atau otot2 jadi gak terlalu terasa cape sehabis lari katanya. seperti kata tkmaia jadi 'overactive and excited'. Lari menghasilkan endorfin yang bikin bahagia juga, jadi chikaradirghsa banyak minum kopi dan rutin lari kemingkinan kecil untuk depresi..... ;D |
 | denis marathon??? sama dengan bunuh diri atuh itu mah. |
 | ah ngga papa lah..... minum kopi enak koq... kalau sampe nanti minum terlalu banyak paling2 jadi sakit terus akan berenti sendiri. kalau kangen ya minum lagi....
kalau depresi sih lain soal....:p |
 | "... coffee may reduce the risk of developing gallstones, discourage the development of colon cancer, improve cognitive function, reduce the risk of liver damage in people at high risk for liver disease, and reduce the risk of Parkinson's disease. Coffee has also been shown to improve endurance performance in long-duration physical activities.
For those who drink coffee to stay alert, new research suggests that you'll stay more alert, particularly if you are fighting sleep deprivation, if you spread your coffee consumption over the course of the day. For instance, if you usually drink 16 ounces in the morning, try consuming a 2-3 ounce serving every hour or so. Again, moderation is the key."
great, now i'm sure coffee is a perfect stimulus for me! i just have to keep it a moderate level.
thx a lot tkmaia!
|
 | coklat juga anti-depresi lohhhh aku udah minum kopi sejak jaman SD, sehari bisa 3 gelas, skr cuma 2 gelas sehari, tp kok nggak ngaruh ama ngantuk ya, habis minum kopi, terus ngantuk ya ngantuk aja. Kalo mau enak, bikin kopi pake air panas banget (kalo bisa yg baru mendidih), baunya harummmm banget. Btw, orang jepang suka banget minum kopi (selain teh), n minumnya nggak pake gula. |
 | I guess you're not depressed. Just want to enjoy the coffee and need its effect for a good mood. :-) |
 | mayday mayday, mbin034, mbin034, where are you?  Maap-maap...baru selesai upload foto2 lomba lari 5K kemaren. Silahken simak di sini |
 | Kalau konsumsi kopi naek, berarti otak lagi dalam tekanan. Supaya konsumsi kembali normal, ya cepat2 selesaikan lah itu tesis. |
 | mbin034 wrote on May 12, edited on May 12 nggak ngerti. apa hubungannya kopi dengan depresi? mau kopi kan karena bisa ketagihan aja.  Kopi mengandung kafein yang bekerja di sistem saraf. Kafein mengubah suasana hati (saya tidak mengenal konsep hati tetapi otak, tapi kalau saya tulis suasana otak, jadi gak nyambung dengan yang laen) sehingga meredam efek depresi.
Tapi ingat, meredam loh. Untuk menghilangkan depresi, satu2nya cara dengan menghilangkan penyebab depresi, yang saya duga adalah program doktor. |
 | Kalau yang dimaksud hati adalah otak kanan, ya saya punya lah. Kalau otak kanan = hati, lalu organ hati disebut apa dong? |
 | Gak tahu apaan itu. Istilah yoga2an yaaa...? |
 | mbin034 wrote on May 12, edited on May 12 kopi minuman wajib untuk lari, ntah untuk doping atau otot2 jadi gak terlalu terasa cape sehabis lari katanya. seperti kata tkmaia jadi 'overactive and excited'. Lari menghasilkan endorfin yang bikin bahagia juga,  Kopi bukan minuman wajib untuk pelari. Minuman wajib pelari adalah oralit, untuk mengganti cairan yang keluar.
Saya jarang minum kopi dan hanya mengonsumsi kafein (coca cola jg mengandung kafaein) ketika hari lomba. Itu juga efeknya singkat (kalau pun memang ada efek). Untuk lari maraton gak ada gunanya. |
 | Kagak lah, minum nescafe 3in1 dong. |
 | maaf, walau sudah banyak comment di sini, saya tetap kesulitan untuk memberikan comment. karena saya penggemar susu coklat. nanti, kalo ada posting tentang susu, khususnya susu coklat, saya nimbrung deh :D
saya juga penggemar coklat batangan, tapi susu coklat tetap paling nikmat. apalagi diminum sebelum tidur :D |
 | selera orang emang beda2 :D saya jg suka susu coklat tp lebih suka kopi (& coklat batangan), sebelum tidur saya malah minumnya kopi :D |
 | Salah kali. Yg ketemu lu jadi depressed kali :p. Halah, itu bukan depressed, itu udah nyandu. Welcome...welcome para pecandu kafein. Apalagi dicampur nikotin dan bensin. Maksudna kalo lagi depresi, jalan-jalan ngabisin bensin, sambil minum kopi plus ngerokok, nikzat pisaaaan. |
 | iya bener kaya kopi nya mba april, airnya panas banget, kopinya kental, gulanya seujung aja.... cekap pisan :) |
 | hey.. me too! I do usually drink coffee, but not like now, can have 3-5 cup a day.. I become a workaholic person, but somehow I enjoy it - glad not depressed! |
 | mbin034 wrote on May 14, edited on May 14 Nape sih kopi dipuja2? Sampe dijadikan gaya hidup ala Coffee Bean segala. Bahkan mau aja dikibuli ama kopinya Starbuck, serasa keren nongkrong di kedai starbuck, padahal rasa kopinya gak keru2an tapi harganya selangit.
Padahal kopi kan mengandung kafein yang termasuk pyschoactive drug (ada di wiki). Pan slank juga selalu bilang, no drug and alkohol (sambil teler ngomongnya). Udah jelas kategori obat2an yg dapat mengganggu fungsi otak, tapi malah semakin dikonsumsi. Bahkan sampe ada yang mengaku pencinta kopi.
Gile ajah, gue yang tiap hari minum susu murni aja gak pernah mengaku sebagai pencinta susu. Padahal jelas2 lebih baik minum susu murni daripada minum kopi. |
 | kalo udah bicara gaya hidup ala coffee bean atau starbuck, jadi inget tulisannya pak armein langi http://azrl.wordpress.com/2008/04/25/cara-menaikkan-value/harga bubuk kopi yang di petani sekitar seratus rupiah, atau bila sudah menjadi sachet harganya seribu rupiah, tapi begitu sampai starbuck bisa mencapai lima puluh ribu rupiah. padahal rasanya sama aja. malah kata mbin rasanya ga keruan, hahahaha. |
 | begitu sampai starbuck bisa mencapai lima puluh ribu rupiah. padahal rasanya sama aja. malah kata mbin rasanya ga keruan, hahahaha.  |
 | rahard wrote on May 14, edited on May 14 sigh... udah bisa dimaki dan dikritik orang karena suka starbucks. gpp. saya terima kok.
kalau ditanya kenapa starbucks? jawaban masuk akalnya: gak tahu. soalnya kadang di dekat situ ada coffee bean, atau yang lain (yang bahkan lebih enak kopinya), tapi saya balik lagi ke starbucks. kalau yang di ciwalk, karena mereka baik sama kami2. itu jawabannya. bahkan kami pernah dikasih satu gentong kopi hitam untuk dibawa pulang. klenger meeting pakai kopi itu. he he he.
ya, saya merasa nyaman saja di starbucks. kata kuncinya adalah: nyaman. (padahal sering saya ke sana, ngumpet. he he he)
mahal. iya. tapi kalau dihitung-hitung dengan produktivitas yang saya peroleh (misalnya kerjaan selesai), ya masuklah. i am happy with it (dan juga siap menerima cercaan). |
 | rahard wrote on May 14, edited on May 14 skali2x traktir mbin034 kesana mas  boleh aja kok. hayu mbin. gak usah/gak perlu ketagihan kok. hanya sekedar santai minum kopi sambil ngobrol-ngobrol. good food (drink) and good friends. gitu kan?
mbin, kalau mau, send me message via japri (personal msg). kita set waktu. |
 | Bole..bole..hehehe tapi kurang seru ah nongkrong di kedai starbuck, terlalu statis. Lebih enak itu nongkrong di ppj (paris pan japa, sori logat sunda) sabtu malam, liat2 cewek2 dan cowok2 bandung yang trendi2 dan wangi2. Asik loh, benar2 catwalk. |
 | dulu di starbucks sini kuli2 konstruksi juga ikut ngantri. tapi sekarang karena udah nyampe $4 per cup jadi nggak lagi.
btw, starbucks sekarang stock nya turun terus. mulai nggak laku karena amerika resesi. |
 | mbin034 wrote on May 14, edited on May 14 huh. ngelantur. :p
 Iyee ngelantur. Gue justru minum susu tanpa lemak karena anjuran pak roby.
Tapi coba tanya ama bu tika, dia kan jagonya molekuler. Pasti tahu deh tentang susu karena dia pernah cerita panjang lebar tentang susu dan variannya, waktu dia terakhir berlibur di bandung. Kalau gak salah waktu itu bu tika kesulitan mencari susu yang cocok buat toby. |
 | gw udah nggak minum kopi. mau buktikan bahwa bisa nulis disertasi tanpa kopi.
|
 | gw gantinya lari 3 mil setiap hari.
berenti bukan karena kesehatan per se. tapi setelah gw observasi diri sendiri, ternyata gw lebih bisa berpikir jernih kalo nggak minum kopi. |
 | rahard wrote on May 14, edited on May 14 mau buktikan bahwa bisa nulis disertasi tanpa kopi.  gak kopi, tapi coca cola 2 literan? ha ha ha ... (udah nyoba jolt? eh, masih ada gak ya jolt? double kafein double sugar)
kalau gak kopi, pakai apa dong stimulusnya? |
 | by, gue minta link yang buat scheduling program dulu itu dong? ilang.
btw, kirain gue aja yang kalau ga jogging sehari jadi rewel, ha ha ha... bener terapi, buat mikir, buat energizing |
|
|